8-4-2017. Selesai sudah pergantian kepengurusan Himpunan
Mahasiswa Magister Sosiologi (HIMMASOS) Universitas Sriwijaya (UNSRI). Dalam
kesempatan itu aku diberi amanah untuk memegang kendali organisasi yang sudah
menginjak periode ketiga ini. Dengan begitu, nyatalah bahwa “bola” sudah berada
di kaki ku, dan bagaimana bola ini sebisa mungkin harus semakin mendekat dengan
gawang sasaran tim ini. Konkretnya, aku harus benar-benar membawa organisasi
ini ke tahap yang lebih baik lagi. Beberapa kegiatan yang belum sempat
terlaksanakan periode kemarin menjadi pertimbangan untuk dikerjakan pada
periode kali ini. Namun mungkin tidak semuanya. Ada beberapa prioritas yang
akan juga ku kejar dalam waktu yang tidak lama nanti.
Semua kegitan pada prinsipnya ku susun berlandaskan pada
masalah. Baik masalah yang ada pada masyarakat, maupun (dan terkhusus) masalah
yang ada di dalam internal organisasi dan kampus. Mungkin tidak akan banyak,
sebab amanah ini hanyalah berumur setahun, tidak lebih, tidak juga bisa paksa
untuk lebih. Bahkan bisa saja tidak sampai setahun mengingat target lulus kuliah
pun tidak mungkin kuperpanjang. Tapi sudah lah, tidak perlu itu dipermasalahkan
sekarang. Yang penting saat ini bola ini tidak boleh kudiamkan saja, bola ini
harus kugiring maju kedepan, melewati halangan-halangan, dan pada saat yang tepat,
aku harus memberi umpan sebaik mungkin kepada “pemain” di depan ku, kapan pun
itu.
Ada suatu keberuntungan yang kudapati pada periode kali ini,
dan rasa-rasanya keberuntungan ini akan meringankan beban kerja dalam setahun
menndatang. Keberuntungan itu tidak lain adalah semangat rekan-rekan yang
begitu antusias untuk segera menjalankan kegiatan. Semangat rekan-rekan itu kemudian
menjadi suatu dorongan yang mengharuskan aku membuat rencana kegiatan sebaik
mungkin. Dan sekali lagi semua kegiatan itu akan berlandaskan pada masalah.
Yang paling dekat tentu adalah masalah administrasi
organisasi. Baik administrasi mengenai transisi kepengurusan, ataupun
penyempurnaan AD/RT dan sebagainya. Hal ini juga menjadi rekomendasi dari
senior dan alumni. Kemudian kegiatan juga akan menyasar masalah internal keanggotaan
HIMMASOS, dalam hal ini adalah kuantitas mahasiswa yang harus semakin banyak
dari tahun ketahun. Kegiatan juga akan menyentuh masalah koordinasi antara
mahasiswa pascasarjana seluruh jurusan yang ada di UNSRI, maupun dengan pejabat
kampus yang selama ini belum terjalin dengan baik. Tidak lupa juga mengenai
perkembangain keilmuan sosiologi itu sendiri yang selama ini sudah dijalankan
dengan baik, tinggal dijaga saja keberlangsungannya. Dan yang terakhir adalah
berkenaan dengan pengabdian pada masyarakat yang menjadi poin paling penting
bagi suatu organisasi civitas akademik.
Bagaimana bentuk kegiatan itu? Berdasarkan cara
pelaksanaannya, kegiatan akan ku bagi menjadi dua bentuk yaitu: kegiatan
temporer dan kegiatan berlanjut. Kegiatan temporer adalah kegiatan yang hanya
dilakukan sekali itu saja, pada waktu tertentu, dan memiliki kesudahan yang
jelas, misalnya: rapat-rapat, pertemuan-pertemuan, seminar, dan sebagainya. Sedangkan
kegiatan berlanjut adalah seuatu kegiatan yang nantinya akan dikerjakan dengan
sistematis, rutin, dan produktif, untuk memberi manfaat yang lebih luas daripada
kegiatan temporer.
Semua memang masih konsep saja, masihlah sebuah “ruh”, belum
ada “raga”nya, setidaknya sampai tulisan ini ditulis. Namun dalam hitungan hari
“ruh” rencana ini haruslah dimasukan kedalam sebuah “raga” yang jelas
bentuknya. Pada hari rabu tanggal 12 April nanti, ruh dan raga itu akan ditunjukan
kepada seluruh rekan-rekan agar dapat diamati bersama, dan ditentukan seluruh
pakaian yang pas baginya agar ia semakin sempurna sebagai sebuah wujud yang akan
diberi nama “Kinerja HIMMASOS Periode 2017-2018”.






0 komentar:
Posting Komentar